Rapat Pleno PENAS XVII Fokus Bahas Kesiapan Teknis dan Dukungan Peserta
GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama panitia pusat dan daerah menggelar Rapat Koordinasi Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII pada Kamis, 21 Mei 2026, guna mematangkan berbagai persiapan pelaksanaan kegiatan yang akan dipusatkan di Provinsi Gorontalo. Rapat tersebut membahas kesiapan teknis, dukungan peserta, hingga fasilitas penunjang guna memastikan pelaksanaan PENAS XVII berjalan optimal.
Dalam sambutannya, Gubernur Gorontalo, Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M., menegaskan pentingnya kesiapan konstruksi lokasi kegiatan serta dukungan fasilitas seperti konsumsi, goody bag, penginapan, dan kepastian jumlah peserta. Ia menyampaikan bahwa peserta asal Gorontalo diperkirakan mencapai sekitar 10 ribu orang yang terdiri atas petani, nelayan, peternak, petani hutan, dan pelaku utama sektor pertanian lainnya. Pemerintah Provinsi Gorontalo juga tengah menyiapkan posko pusat dan posko daerah sebagai pusat layanan dan informasi bagi peserta.
Sementara itu, Ketua KTNA Nasional, Ir. H. Muhammad Yadi Sofyan Noor, S.H., menjelaskan bahwa pelaksanaan PENAS XVII berlandaskan Surat Keputusan Menteri Pertanian dan akan menghadirkan 43 rangkaian kegiatan. Ia juga menyampaikan bahwa KTNA telah bersurat kepada Sekretariat Negara terkait rencana kehadiran Presiden Republik Indonesia pada pembukaan PENAS XVII. Selain itu, KTNA menegaskan bahwa efisiensi pelaksanaan dilakukan pada jumlah peserta, bukan pada jumlah kegiatan yang telah direncanakan.
Pada rapat pleno, Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim, M.Si., menyampaikan bahwa jumlah peserta yang diproyeksikan hadir pada pembukaan PENAS XVII mencapai sekitar 15 ribu orang dengan tamu VIP sekitar 750 orang. Sementara itu, perwakilan Bidang I, Ir. Sidi Asmono, memaparkan sejumlah perkembangan persiapan, termasuk kebutuhan fasilitas permanen dan portable, kesiapan lokasi pembukaan dan penutupan, serta penyediaan toilet portable dan sumber air pendukung.
Panitia juga terus mematangkan persiapan pendukung kegiatan, seperti tarian kolosal yang melibatkan sekitar 400 siswa, lokasi temu wicara, hingga penyusunan rundown penutupan dan pembagian hadiah lomba. Melalui rapat koordinasi ini, seluruh pihak berharap pelaksanaan PENAS XVII di Gorontalo dapat berlangsung lancar, sukses, dan memberikan dampak positif bagi pembangunan sektor pertanian nasional serta perekonomian daerah.